Archive for Oktober 13th, 2011

13 Oktober 2011

CARA MENJADI ATLIT PROFESIONAL YANG SUKSES

Profile Bio :

Mulyawan Munial, atau kerap dipanggil Mas Muly, adalah pendiri dan CEO dari Munial Sport Group (MSG). MSG adalah perusahaan konsultan marketing di bidang sport dan entertainment di Indonesia. Mas Muly telah  berkiprah di industri ini selama lebih dari 10 tahun.

Setelah menyelesaikan studi MBA nya di Australia beliau sempat bekerja sebagai Business Development Manager bagi International Management Group (IMG), sebuah perusahaan sport management yang menjadi agent dari atlet-atlet professional dari berbagai cabang olahraga. Pemain-pemain sepakbola professional dunia seperti Paulo Maldini (AC Milan/Italy), Sergio Agüero (Manchester City/Argentina), Gerard Pique (FC Barcelona/Spain), Maxi Rodriguez (Liverpool/Argentina), dan lain-lain juga menjadi klien mereka.

Mas Muly bersama tim MSG pernah mendatangkan beberapa superstar sepakbola dunia ke tanah Indonesia. Christiano Ronaldo, Fernando Torres, Antonio Reyes, dan Cesc Fabregas pernah menjalin kerjasama dengan beliau.

Selain itu MSG juga menajdi konsultan marketing bagi beberapa atlet nasional Indonesia seperti Bambang Pamungkas, Firman Utina, Bustomi, Yongky Aribowo, Okto, Arif Suyono, Nasuha, Taufik Hidayat, Chris John, Akbar Nasution dan masih banyak lagi.

Q & A :

MSG selama ini lebih dikenal sebagai manager dari beberapa atlet professional Indonesia yang ternama. Kenapa sekarang muncul ide untuk menyelenggarakan event kompetisi bagi atlit-atlit SMP yang relatif belum terkenal? Kenapa bukan kompetisi antar SSB misalnya?

Anak2 di usia SD dan SMP merupakan masa penting dalam pembinaan olahraga. SSB ini kalo kita bicara sumber talenta2 muda  merupakan suatu kolam, sedangkan sekolah2 itu adalah lautan yang luas. Kompetisi seperti ini sudah lama diwacanakan, dan baru tahun ini Alhamdulillah terlaksana. Kompetisi regular antar sekolah merupakan suatu system yang sudah lama jalan di Amerika Serikat, Australia, dan banyak di negara2 Eropa. Kita bayangkan bila hampir  setiap minggu anak2 dan adik2 kita menekuni dan berkompetisi dalam suatu cabang olah raga, yang dimulai dari Sekolah Dasar, seharusnya ketika tamat SMP, selain menjadi manusia yg sehat dan aktif, ketrampilan dan kemahiran mereka dalam olah raga tersebut sudah keliatan. Kompetisi seperti ini bukan hanya mengutamakan prestasi, tapi melalui olahraga mengajar kita untuk disiplin, sportivitas, teamwork, penerapan strategi dan lain lain. Kami percaya untuk mencari juara bukan hanya cukup mencari talenta2, tapi bisa dihasilkan dari suatu kerja keras yang didukung dengan suatu kompetisi yang regular dari usia dini.

Apa yang menjadi visi dan misi dari MSG Junior Football League?

Kami ingin membuat suatu kompetisi sepakbola yang regular dikalangan pelajar usia 12-15 tahun. Kami percaya olahraga adalah bagian dari pendidikan. Bring Sport Back To School. Dengan kompetisi olahraga dari usia dini, selain bisa menghasilkan juara2, juga untuk mendidik anak2 menjadi lebih sehat, disiplin dan sportif.

Menurut mas Muly apakah menjadi atlit professional di Indonesia bisa menjadi profesi yang diharapkan untuk masa depan?

Tentu bisa, kita sudah bisa melihat atlit2 sepak bola nasional kita seperti Bambang Pamungkas, Firman Utina dan kawan2, dan juga Taufik Hidayat di Bulu Tangkis , Chris John di olahraga tinju. Mereka sudah membuktikan dengan olahraga mereka bisa membawa nama bangsa dan menghidupkan keluarganya seperti profesi2 yg lain. Profesi sebagai atlit akan semakin dihargai terutama secara finansial dimasa depan, seperti yang sudah terjadi di negara2 maju.

Apa yang harus dilakukan sejak dini untuk menjadi seorang atlit professional yang sukses?

Banyak faktor penentu, dari individualnya sendiri harus mempunyai kemauan untuk lebih baik, ketekunan dan disiplin dalam berlatih dan tentunya doa. Orang tua mempunyai peranan sangat penting dalam hal pembinaan usia dini. Untuk menyadari talenta dan kemauan yang dimiliki oleh anaknya, dan supportif dalam memberikan sarana untuk menyalurkan bakat anak tersebut. Sekolah2 kedepan kita harapkan dapat mendukung pembinaan olahraga. Sehingga orang tua dapat memilih  sekolah yang tepat untuk anaknya sehingga dapat menyalurkan bakatnya. Termasuk juga memilih sekolah bola atau tempat pelatihan yang tepat. Anak2 dari usia dini harus dikelilingi oleh suasana kompetisi yang sehat, yang memberi mereka motivasi untk berlatih lebih keras.

Apakah pendidikan masih penting bagi seorang atlit professional?

Pendidikan sangat penting bagi seorang atlit professional. Karena pendidikan membantu pengembangan pikiran dan sikap yang akan membantu seorang atlit untuk menjadi seorang atlit professional di dalam ataupun diluar lapangan. Salah satu contoh adalah penerapan strategi dalam bertanding, orang yang berpendidikan akan lebih tajam karena mereka bukan hanya menggunakan natural instinct mereka sebagai atlit, tapi juga dengan menggunakan logika yang ada dihadapan mereka, dan ini didapatkan dari pendidikan.

Seandainya nanti ada yang ingin menjadi pesepak bola professional, apa yang harus di lakukan oleh teman-teman kita agar bisa bergabung dengan klub-klub sepakbola yang bagus di Indonesia atau mungkin juga di luar negeri?

Berlatih yang lebih keras, masuk sekolah bola didalam negeri ataupun luar negeri bagi yang mampu biar bisa lebih focus. Dan kelemahan yang paling mendasar yang bisa dilihat dari pemain sepak bola Indonesia adalah ketahanan fisik. Kekuatan fisik bukan hanya didapat dari latihan tapi juga dari kedisiplinan pola makan. Hanya masalah waktu bila pemain2 itu menonjol, akan banyak lokal maupun internasional club yang akan melirik pemain tersebut. Memang sayangnya kompetisi-kompetisi untuk anak-anak muda masih jarang, saya harap dengan MSG Jufo ini kedepannya kompetisi akan lebih marak. Dan akan banyak pencari-pencari talenta yang berkeliling untuk mencari bintang masa depan kita.

Jika ada rekan-rekan SMP kita yang bercita-cita untuk menjadi seorang atlit professional suatu saat nanti apakah Mas Muly bersedia untuk menjadi manager mereka?

Bila mereka cukup bagus dan mempunyai potensi mengapa tidak, justru saya yang akan mengejar mereka. Teman saya Bambang Pamungkas selalu berkata di depan anak-anak Indonesia, beranilah bermimpi. Tapi ingat, cita-cita dan mimpi harus didukung dengan kerja keras, disiplin, dan berdoa.

Apa pesan-pesan dari mas Muly untuk teman-teman yang berkompetisi di MSG Junior Football League 2011?

Have fun, enjoy the game of football, gunakan persaingan dan kompetisi ini untuk menjadikan kita lebih maju dan lebih sehat. Dan ingat kerjasama dan sportivitas adalah nilai yang kita junjung tinggi dalam olahraga. Siapa tau dikemudian hari, akan banyak bintang-bintang yang akan dihasilkan dari kompetisi ini. Saya pribadi sangat antusias untuk melihat adik-adik bertanding setiap Sabtu. Sampai ketemu di lapangan!!!

13 Oktober 2011

BIG MATCH PREVIEW (AL IZHAR PONDOK LABU VS CENDRAWASIH)

KICK OFF TIME : SABTU, 15 OKTOBER 2011, PKL. 13.00

VENUE : KOMPLEKS OLAHRAGA AL AZHAR – LAPANGAN B

 

 

PREDIKSI : 

Pertandingan ini merupakan pertemuan antara “Tim Fenomena” vs “Tim Peredam Fenomena“. Sebagai tim yang boleh dibilang  fenomenal SMP Al izhar secara pelan tapi pasti mulai membuktikan potensi mereka yang sebenarnya sebagai tuan rumah bersama MSG JFL 2011. Setelah dikejutkan lewat kekalahan di minggu pertama mereka mampu bangkit dan seterusnya menunjukkan trend performa yang positif. Sedangkan SMP Cendrawasih setelah sempat juga kalah di hari pembukaan kompetisi kemudian bangkit dengan mencetak kemenangan impresif atas SMP Sumbangsih. Seterusnya secara konsiten mereka mampu menahan laju tim-tim kuat seperti SMP 19 dan SMP Al Ikhlas sehingga layak di sematkan julukan “Peredam Fenomena”. Jika tidak berhati-hati AL izhar mungkin akan menjadi korban berikutnya.

Dari sisi produktifitas tim, secara keseluruhan pemain-pemain tim Al Izhar sedikit diatas squad Cendrawasih dengan catatan khusus di minggu ke 4 Rangga, Aldio dan Arief lebih produktif dibandingkan Zulkifli dan teman-teman.

Yang menarik adalah ke dua tim memiliki trend pertahanan yang identik. Sama-sama kemasukan 2 gol di awal kompetisi dan kemudian memperbaiki segi defense sehingga mampu menahan lawan-lawan mereka untuk tidak mencetak gol lebih dari 1 gol. Dengan pertahanan yang sama kuat-kuat diperkirakan pertandingan akan berjalan ketat dan kemengan akan diperoleh dengan margin skor yang tipis.

13 Oktober 2011

BIG MATCH PREVIEW (MUHAMMADIYAH 9 VS SMP 19)

KICK OFF TIME : SABTU, 15 OKTOBER 2011, PKL. 10.00

VENUE : KOMPLEKS OLAHRAGA AL AZHAR – LAPANGAN B

 

 

PREDIKSI : 

Persaingan di Group B dapat disimpulkan lebih ketat dibandingkan Group A. Meskipun tim SMP 11 dengan perkasa memimpin dengan rekor kemenangan 100% dibawahnya terdapat 8 tim yang sama-sama berpeluang untuk lolos ke babak perempat final dengan selisih point yang tidak berbeda jauh. Minggu ke 5 di group ini akan mempertemukan antara dua tim yang sama kuat dalam memperebutkan posisi runner up.

SMP 19 penghuni peringkat runner up saat ini sejauh ini belum merasakan kekalahan akan tetapi sempat kehilangan daya gempur sehingga mampu ditahan imbang lawannya dalam dua pertandingan berturut-turut. Sedangkan SMP Muhammadiyah 9 (peringkat 3) meskipun sempat sekali kalah mereka mampu mencetak dua kali kemenangan dan di minggu terakhir dengan impresif mampu mencetak 7 gol ke gawang SMP Sumbangsih. Kedua tim saat ini sama-sama memiliki trend performa yang meningkat.

Dilihat dari sisi produktifitas, nampak jelas SMP Muhamadiyah 9 lebih produfktif dibanding SMP 19 dan memiliki opsi penyerangan yang lebih banyak (6 pemain dalam daftar pencetak gol). Akan tetapi dari sisi pertahanan SMP 19 sedikit lebih unggul dibanding lawannya. Catatan khusus perlu diberikan atas kemampuan mereka dalam dua minggu terakhir mempertahankan gawang mereka dari kebobolan.

13 Oktober 2011

BIG MATCH PREVIEW (AL AZHAR PUSAT VS LAB SCHOOL KEBAYORAN)

KICK OFF TIME : SABTU, 15 OKTOBER 2011, PKL. 13.00

VENUE : KOMPLEKS OLAHRAGA AL AZHAR – LAPANGAN A

 

 

PREDIKSI :

Sebuah pertandingan seru yang tidak bisa dihindari akhirnya terjadi antara dua tim yang sama-sama kuat dan memiliki striker yang sama tajamnya. Al Azhar pusat sebagai tuan rumah memiliki Febri yang telah mengemas 7 gol sedangkan Lab School diperkuat oleh Kurniawan yang juga telah mengkoleksi 7 gol.

Pertandingan kali ini sangat penting bagi SMP Al Azhar untuk merebut kembali posisi puncak klasemen yang sempat hilang karena kekalahan menyesakkan minggu lalu atas SMP Muhammadiyah 8. SMP Labschool sendiri telah berhasil bangkit dari kekalahan mengejutkan mereka 2 minggu yang lalu dan berambisi untuk setidaknya mengambil alih posisi runner up klasemen sementara.

Dilihat dari sisi produktifitas tim, SMP Al Azhar masih lebih unggul dibandingkan lawannya dengan memasukkan 9 pemain dalam daftar pencetak gol sedangkan di pihak Lab School  tercatat 5 pemain. Akan tetapi jika dilihat dari posisi minggu ke 4 justru striker Lab School yang lebih produktif.

Jika dilihat dari sisi pertahanan nampaknya trend kedua tim masih bisa dibilang berimbang. Sama-sama memiliki bek yang kuat sehingga tidak lebih dari 1 gol yang bisa bersarang ke gawang kedua tim. Sedikit faktor yang merugikan adalah harus absennya Rizky Naufal dari Al Azhar pusat karena akumulasi kartu kuning.

Tentunya suporter kedua tim berharap bahwa Big Match ini akan berjalan dengan bersih dan penuh dengan permainan tingkat tinggi sesuai dengan semangat fair play.

13 Oktober 2011

BIG MATCH PREVIEW (FRANSISCUS ASISI VS YAPENKA)

KICK OFF TIME : 15 OKTOBER 2011, PKL 10.00

VENUE : KOMPLEKS OLAHRAGA AL – AZHAR, LAPANGAN A


PREDIKSI :

Persaingan ketat minggu ini akan diwarnai pertemuan antara 2 tim papan atas..SMP Fransiscus Asisi (peringkat 5) vs SMP Yapenka (peringkat 4).

SMP Yapenka memiliki trend performa yang lebih stabil dengan mencatatkan kemenangan demi kemenangan dalam 3 minggu terakhir dan yang paling mengejutkan adalah ketika berhasil mengalahkan tim kuat SMP Lab School Kebayoran. Sedangkan teman-teman dari SMP Fransiscus Asisi meskipun tidak stabil tapi sedang dalam trend menaik.

Dilihat dari sisi produktifitas dalam mencetak gol nampaknya SMP Yapenka masih setingkat di atas namun tidak jauh berbeda. Trend produktifitas tim SMP F. Asisi yang sedang menanjak dalam 2 minggu terkahir ini tentunya memberikan rasa percaya diri lebih bagi Yefta dan Shan Outi  untuk bersaing dengan tim penyerang SMP Yapenka yang di pimpin oleh Fatwa Arya pemegang posisi 3 dalam daftar top skorer dengan total koleksi 6 gol.

Dalam hal kemampuan bertahan nampaknya Yapenka selangkah lebih baik karena sejauh ini tim-tim lawan tidak mampu mencetak lebih dari satu gol ke gawang mereka. SMP F Asisi meskipun pernah menerima 3 gol ke gawang mereka tapi 2 minggu terakhir ini nampak mulai membenahi sektor pertahanan mereka sehingga hanya maksimal kebobolan 1 gol.